Selasa, 07 Februari 2012


Catatan Perjalanan Perempuan Inspiratif Nova 2011

Berawal dari sebuah rasa penasaran untuk melihat foto profil Tokoh dan Buah hati yang dimuat tabloid Nakita ternyata membawa berkah yang sangat luar biasa.
Pada 7 November 2011 aku bersama Rizzan anakku pergi untuk membeli tabloid Nakita. Karena memang penasaran aku nekad mencari Nakita. Padahal bukti terbit pasti dikirim. Ternyata, tabloid Nakita belum ada di daerahku. Biasanya Nakita beredar senin, tapi karena hari minggu adalah idul Adha jadi kemungkinan ada keterlambatan distribusi. Dengan rasa sedikit kecewa aku dan anakku pulang. Keesokan harinya aku kembali pergi ke tempat loper Koran biasa untuk membeli Nakita. Ternyata ada, Alhamdulillah, aku senang. Akupun membeli tabloid Nakita. Senangnya foto keluarga dimuat. Tepat di halaman belakang fotoku ada sebuah pengumuman lomba. Di halaman itu tertera Perempuan Inspiratif Nova 2011 dengan tema Kewirausahaan dan Kreatifitas. Sepertinya menarik, akupun membaca persyaratan lomba itu. Ternyata harus membuat naskah. Karena terdorong oleh tema kreatifitas akhirnya aku memberanikan diri untuk membuat naskah dan mengikuti lomba Perempuan Inspiratif Nova 2011. Pada saat itu yang terpikir adalah kirim dan lupakan. Aku memang tidak mau terlalu berharap, yang penting ikhtiar. Aku memang pesimis karena aku bukan pengusaha, tapi aku punya karya, aku punya aktifitas yang menurutku inspiratif. Setelah semua persyaratan terpenuhi akupun langsung mengirimkannya. Penutupan lomba tanggal 21 November 2011. Seminggu kemudian aku mendapat kabar dari seseorang bernama Irma. Ternyata mbak Irma dari tabloid Nova, ia mengabarkan bahwa aku termasuk kedalam 50 besar. Wah … aku senang, dari situ muncul secercah harapan. Alangkah senangnya jika aku terpilih, apalagi orang-orang yang akan kutemui adalah perempuan-perempuan hebat. Akupun berdoa agar aku diizinkan oleh Nya untuk lolos dan menimba ilmu dari orang-orang hebat yang akan kutemui. Tidak ada niat lain kecuali belajar dan belajar. Aku memang bercita-cita ingin jadi wirausahawan. Hingga saat ini masih belum memutuskan usaha yang ingin dijalani. Dua hari kemudian aku mendapat telepon. Kabar dari telepon itu sangat menggembirakan, ternyata aku LOLOS dan aku masuk sepuluh finalis Perempuan Inspiratif Nova 2011. Setelah itu semuanya terasa mimpi, aku serasa melayang bahagia. Ya Allah, Engkau mengabulkan permintaanku. Aku diizinkan untuk bertemu orang-orang hebat. Sujud syukur kupanjatkan, kucium anakku satu persatu, kukabarkan kabar yang luar biasa ini kepada suami yang sedang berada di luar kota. Sungguh mengharu biru … sampai jumpa di Jogjakarta 10-11 Desember 2011.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar