Catatan
Perjalanan Perempuan Inspiratif Nova 2011
Berawal dari sebuah rasa penasaran untuk melihat foto
profil Tokoh dan Buah hati yang dimuat tabloid Nakita ternyata membawa berkah
yang sangat luar biasa.
Pada 7 November 2011 aku bersama Rizzan anakku pergi
untuk membeli tabloid Nakita. Karena memang penasaran aku nekad mencari Nakita.
Padahal bukti terbit pasti dikirim. Ternyata, tabloid Nakita belum ada di
daerahku. Biasanya Nakita beredar senin, tapi karena hari minggu adalah idul
Adha jadi kemungkinan ada keterlambatan distribusi. Dengan rasa sedikit kecewa
aku dan anakku pulang. Keesokan harinya aku kembali pergi ke tempat loper Koran
biasa untuk membeli Nakita. Ternyata ada, Alhamdulillah, aku senang. Akupun
membeli tabloid Nakita. Senangnya foto keluarga dimuat. Tepat di halaman
belakang fotoku ada sebuah pengumuman lomba. Di halaman itu tertera Perempuan
Inspiratif Nova 2011 dengan tema Kewirausahaan dan Kreatifitas. Sepertinya
menarik, akupun membaca persyaratan lomba itu. Ternyata harus membuat naskah.
Karena terdorong oleh tema kreatifitas akhirnya aku memberanikan diri untuk
membuat naskah dan mengikuti lomba Perempuan Inspiratif Nova 2011. Pada saat
itu yang terpikir adalah kirim dan lupakan. Aku memang tidak mau terlalu
berharap, yang penting ikhtiar. Aku memang pesimis karena aku bukan pengusaha,
tapi aku punya karya, aku punya aktifitas yang menurutku inspiratif. Setelah
semua persyaratan terpenuhi akupun langsung mengirimkannya. Penutupan lomba
tanggal 21 November 2011. Seminggu kemudian aku mendapat kabar dari seseorang
bernama Irma. Ternyata mbak Irma dari tabloid Nova, ia mengabarkan bahwa aku
termasuk kedalam 50 besar. Wah … aku senang, dari situ muncul secercah harapan.
Alangkah senangnya jika aku terpilih, apalagi orang-orang yang akan kutemui
adalah perempuan-perempuan hebat. Akupun berdoa agar aku diizinkan oleh Nya
untuk lolos dan menimba ilmu dari orang-orang hebat yang akan kutemui. Tidak
ada niat lain kecuali belajar dan belajar. Aku memang bercita-cita ingin jadi
wirausahawan. Hingga saat ini masih belum memutuskan usaha yang ingin dijalani.
Dua hari kemudian aku mendapat telepon. Kabar dari telepon itu sangat
menggembirakan, ternyata aku LOLOS dan aku masuk sepuluh finalis Perempuan Inspiratif
Nova 2011. Setelah itu semuanya terasa mimpi, aku serasa melayang bahagia. Ya
Allah, Engkau mengabulkan permintaanku. Aku diizinkan untuk bertemu orang-orang
hebat. Sujud syukur kupanjatkan, kucium anakku satu persatu, kukabarkan kabar
yang luar biasa ini kepada suami yang sedang berada di luar kota. Sungguh
mengharu biru … sampai jumpa di Jogjakarta 10-11 Desember 2011.
Tidak ada komentar:
Poskan Komentar